Tuesday, October 10, 2017

Buku


Sekilas Tentang Api Ibrahim
Terlepas dari segala kekurangan dari buku ini saya akhirnya bisa sedikit bernafas lega setelah empat tahun akhirnya yakin mengeluarkan buku. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada banyak pihak yang membantu proses penerbitannya. Editor buku, Mas Aris Rahman Yusuf yang memberi masukan juga kritik pada naskah yang masih jauh dari kata sempurna. Mas Mochamad Asrori yang akhirnya meyakinkan untuk menerbitkan buku ini juga dalam proses penerbitan Juga, Mas Abu Wafa yang memberi kata pengantar dalam buku ini beserta apresiasinya. 
Saya akan sedikit bercerita mengenai buku ini--selanjutnya disebut Api Ibrahim. Api Ibrahim merupakan rangkuman atau boleh disebut potret nyata perkembangan saya dalam awal karir kepenulisan. Beberapa cerpen ditulis sejak masa Sma dan menempuh bangku kuliah. Tentu bakal ditemui beberapa perbedaan rasa atau kenikmatan saat membaca tiap cerpen dalam Api Ibrahim. 
Api Ibrahim bisa dibilang sebagai acuan saya dalam menilai diri, tumbuh dewasa secara karya juga individu. Beberapa cerpen pernah dimuat koran Radar Mojoketo(Jawa pos Grup), selain itu ada cerpen baru yang belum pernah dipublikasikan. Cerita di dalamnya memuat banyak hal yang mungkin dikeluhkan, dipertanyakan atau malah dirasakan saya pribadi atau orang lain. Mengapa Api Ibrahim dijadikan sebagai nama antologi ini, saya kira karena terdengar keren atau beberapa bilang cerpen ini sangat religius(meski pada mulanya saya hanya ingin bercerita saja tak menaruh tendesi apapun dalam pembuatannya).
Mengenai sampul depannya, sedikit menakutkan kata beberapa teman atau pembaca, ada juga berujar keren mirip cover album band Rock terkenal. Jujur dari keempat sampul yang disodorkan penerbit pada saya, ini merupakan sampul yang saya rasa terbaik dari tiga lainnya. Terlihat sederhana juga menggerikan--tangan yang terbakar mengingatkan saya pada salah satu jurus film kungfu. 
Akhir kata, Selamat tersesat dan jangan pernah kembali.

No comments:

Post a Comment